Banjarbaru, gasanbalangan – Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan profesionalisme personel pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan mengikuti In House Training Diklat Pemadam I Angkatan VI Provinsi Kalimantan Selatan yang dilaksanakan di Asrama Haji Banjarbaru, Selasa (28/10/2025).
“Kami ingin para petugas damkar Balangan semakin siap dan profesional dalam menghadapi berbagai situasi kebakaran maupun kedaruratan di lapangan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Hanny Rahfani.
BACA JUGA:
- 1.612 Anggota Karang Taruna Balangan Ikut Ramaikan KKBWKT ke-36 di Banjarmasin
- 3.036 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Bupati Balangan Minta Tunjukkan Kinerja dan Kontribusi Nyata
- Adaro Soccer Festival, KNPI Balangan Ikut Bangun Semangat Sepak Bola Usia Dini
- Akhir Pekan Asyik, Nikmati Olahraga Santai di Sekitar Lapangan Martasura Paringin
- Aksi Kemanusiaan OMPL Dapat Dukungan Wabup Balangan di Desa Mantuyan
Hanny menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional bagi petugas pemadam kebakaran agar mampu memahami sistem perlindungan serta pengamanan terhadap bahaya kebakaran.
“Kegiatan ini penting agar personel damkar memiliki kemampuan teknis yang memadai dalam mencegah, menanggulangi, serta meminimalkan risiko kebakaran di wilayah tugasnya,” ujarnya.
Pelatihan tersebut juga meliputi peningkatan kemampuan dalam menghadapi berbagai jenis kebakaran dan situasi darurat, seperti kecelakaan maupun bencana alam.
“Materinya mencakup penguasaan teknik pemadaman api, penggunaan alat pemadam yang benar, prosedur keselamatan kerja, hingga penanganan peristiwa darurat lain,” tambahnya.
Ia pun berpesan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen dalam meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan integritas di lapangan.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan anggota Pemadam Kebakaran dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan.
“Kami berharap melalui pelatihan ini, kemampuan dan keterampilan petugas damkar semakin meningkat. Profesi ini bukan pekerjaan yang mudah, karena memerlukan kesiapan fisik, pengetahuan teknis, dan mental yang kuat dalam menghadapi berbagai kondisi di lapangan,” tutupnya.
[Tim Redaksi]

